Sembilan Jamaah Haji Surakarta Masih Terjebak di Tanah Suci

Madinah Indah Wisata Tempatnya Travel Wisata Halal

Sembilan haji dari Debarkasi Surakarta, Jawa Tengah tertinggal di Tanah Suci karena sakit. Mereka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Arab Saudi.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Komite Penyelenggara Ziarah Haji (PPIH) Surakarta Debarkasi, Afief Mundzir, Rabu (26/9), mengatakan sembilan peziarah masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi, yaitu Suminta Wongso Sudarmo (65). tahun) dari Kabupaten Pemalang yang tergabung dalam kelompok 10 dirawat di Klinik Kesehatan Haji Mekah (KKHI) di Mekah, Sugiyati Wihardjo (72) dari Kabupaten Kulon Progo DIY bergabung dengan kelompok 28 yang dirawat di RSAR King Abdul Aziz Makkah, dan Suyadi Wangsa Atmo (57). ) dari Kulon Progo DIY yang tergabung dalam kelompok 29 yang dirawat di RSAS King Faisal Makkah.

Selain itu, Tariyo Sunandar Sukardi (63) dari Kabupaten Demak, kelompok 79 dirawat di Madinah KKHI, Matori Sawilin Sadimin (83) dari Kabupaten Kendal kloter 86 dirawat di Rumah Sakit Umum Raja Abdullah Makkah, Jamburi Asan Marjuki (65) dari Kabupaten Banjarnegara, kelompok 86 yang dirawat di KKHI Makkah, Harun Alrasyid Masturi (61) dari Kabupaten Banyumas, kelompok 92 dirawat di RSAS Raja Fahd Madinah, Kepala Martareja Cadiwirya (74) dari Kabupaten Banyumas, kelompok 92 dirawat di RSAS An Noor Madinah, Yahmudin Mandikrama Madyusa (70) Kabupaten Cilacap kloter 93 dirawat di Madinah KKHI.

“Haji yang masih sakit di rumah sakit harus menunggu untuk mendapatkan rekomendasi dari tim dokter yang menangani pasien. Jika pemulangan Haji selesai, mereka akan dikirim pulang dengan pesawat reguler ke Indonesia,” kata Afief.

PPIH Debarkasi Surakarta telah memulangkan jamaah Haji terakhir atau 95 dari Kabupaten Cilacao Jawa Tengah, membawa sebanyak 331 orang, dan tiba di Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, pada hari Rabu, pukul 13.57 WIB. Haji Kloter 95 rombongan dari Jawa Tengah Kabupaten Cilacap adalah 221 orang dengan lima petugas pengawal, dan ditambah cadangan jemaah haji dari kabupaten lain seperti Karanganyar, Batang, Sragen, Semarang, Purworejo, Klaten, Kudus, Kota Salatiga, dan Surakarta sehingga total dari 331 orang.

Kelompok haji kloter terakhir atau yang sering disebut “sapu jagat raya” setibanya di bandara itu segera dijemput oleh bus ke Asrama Donohudan Haji Boyolali. Kelompok haji terakhir, mengalami penundaan sekitar 57 menit dari waktu yang dijadwalkan pukul 13.00 WIB.

PPIH Debarkasi Surakarta telah memulangkan sebanyak 33.948 orang ke daerah masing-masing dari total 34.024 orang yang telah dikirim ke Tanah Suci tahun ini. “Kongregasi dari Jawa Tengah dan Yogyakarta yang meninggal di Tanah Suci tahun ini adalah 67 orang, sementara di negara itu empat orang ditambah satu di pesawat pulang ke Indonesia,” kata Afief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *